Kasera

Manajemen Inventory

Stok terlacak otomatis. Tidak ada lagi produk habis dadakan.

Kelola stok produk retail dan bahan salon Anda. Notifikasi otomatis saat stok menipis, lacak penjualan produk per bulan, dan hindari kehabisan bahan saat pelanggan ramai.

Salon bukan hanya soal layanan potong rambut atau creambath. Banyak salon di Indonesia juga menjual produk retail: shampoo, conditioner, serum rambut, cat kuku, hingga produk perawatan kulit. Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, usaha kecantikan termasuk sektor UMKM yang terus bertumbuh, dan penjualan produk retail bisa menyumbang porsi signifikan terhadap pendapatan salon. Masalahnya, mengelola stok produk ini sering jadi pekerjaan yang diabaikan sampai produk terlanjur habis di saat pelanggan butuh. Bayangkan Anda kehilangan penjualan shampoo Rp150.000 hanya karena tidak tahu stok sudah kosong.

Manajemen Inventory di POS Kasera mengotomatisasi seluruh pelacakan stok Anda. Setiap kali produk terjual lewat kasir, stok otomatis berkurang. Kalau produk dipakai saat layanan (misalnya cat rambut untuk coloring atau krim untuk facial), Anda tinggal mencatatnya melalui fitur Catat Layanan dan stok ikut terupdate. Tidak ada lagi selisih antara catatan stok di sistem dan barang fisik di rak. Bagi salon seperti milik Bu Rina di Surabaya yang menjual 40 lebih varian produk, perbedaan ini bisa berarti ratusan ribu Rupiah yang sebelumnya hilang tanpa jejak setiap bulan.

Saat stok mendekati batas minimum yang Anda tentukan sendiri, sistem langsung mengirim notifikasi. Anda punya waktu untuk menghubungi supplier dan restock sebelum produk benar-benar habis. Tidak perlu lagi cek rak satu per satu setiap akhir pekan. Ditambah lagi, laporan penjualan produk per bulan tersedia di fitur Laporan & Analitik, sehingga Anda bisa melihat produk mana yang paling laris dan mana yang hanya mengisi rak tanpa pergerakan.

Yang sering terlupakan adalah pemakaian bahan saat layanan berlangsung. Setiap kali stylist melakukan coloring atau facial, ada produk yang terpakai tapi tidak tercatat sebagai penjualan. Lewat pencatatan layanan di POS, pemakaian bahan ini bisa langsung dikaitkan dengan layanan yang diberikan, sehingga stok berkurang secara akurat dan Anda tahu persis berapa biaya bahan per layanan.

Semua data inventory terhubung langsung dengan laporan keuangan di dashboard. Anda bisa melihat kontribusi penjualan produk terhadap total pendapatan salon dan membandingkannya dengan pendapatan dari layanan. Data ini membantu Anda memutuskan produk mana yang layak di-restock dalam jumlah besar, mana yang cukup sedikit saja, dan mana yang perlu diganti dengan brand lain yang lebih diminati pelanggan Anda.

Cara Kerja

1

Tambahkan produk Anda

Daftarkan semua produk retail dan bahan salon beserta jumlah stok awal, harga jual, dan batas minimum stok yang Anda inginkan.

2

Stok berkurang otomatis

Setiap penjualan lewat POS atau pemakaian saat layanan mengurangi stok secara otomatis. Tidak perlu hitung manual.

3

Terima notifikasi stok menipis

Dapatkan peringatan saat produk mendekati batas minimum yang sudah Anda tentukan. Restock sebelum kehabisan.

4

Analisis dan optimalkan

Gunakan laporan penjualan produk untuk mengetahui mana yang laris dan mana yang perlu dievaluasi. Ambil keputusan restock berdasarkan data.

Cerita Nyata

Nita, pemilik salon dan toko produk kecantikan di Bandung

Masalah

Nita menjual 30 lebih produk retail di salonnya tapi menghitung stok secara manual tiap minggu. Sering ada produk yang sudah habis tapi baru ketahuan saat pelanggan minta. Kehilangan penjualan karena stok kosong sudah jadi kejadian rutin.

Solusi

Dengan inventory Kasera, setiap penjualan produk lewat POS otomatis mengurangi stok. Nita dapat notifikasi saat produk populer seperti serum rambut dan shampoo mulai menipis, sehingga bisa restock tepat waktu tanpa harus cek rak satu per satu.

Devi, pemilik salon nail art dan kecantikan di Semarang

Masalah

Devi sering kehabisan cat kuku dan bahan gel saat akhir pekan, justru di saat pelanggan paling ramai. Dia tidak punya catatan pasti berapa banyak bahan yang terpakai setiap layanan, jadi perkiraan restock selalu meleset.

Solusi

Kasera membantu Devi mencatat pemakaian bahan setiap kali layanan nail art dilakukan melalui fitur Catat Layanan. Stok cat kuku dan gel terupdate otomatis, dan notifikasi muncul sebelum stok habis. Devi juga bisa melihat laporan bulanan untuk mengetahui bahan mana yang paling cepat habis dan menyesuaikan jadwal pembeliannya.

Pak Arif, pemilik barbershop dengan dua cabang di Medan

Masalah

Pak Arif menjual pomade, hair tonic, dan aftershave di kedua cabangnya. Stok di cabang pertama sering menumpuk, sementara cabang kedua malah kehabisan. Tidak ada cara mudah untuk memantau kondisi stok kedua lokasi sekaligus.

Solusi

Dengan dashboard inventory Kasera, Pak Arif bisa memantau stok kedua cabang dari satu tempat. Notifikasi stok menipis membantu dia tahu kapan harus memindahkan produk antar cabang atau memesan ke supplier, sehingga tidak ada lagi cabang yang kehabisan produk saat pelanggan datang.

Tantangan yang Diselesaikan

Jadwal stylist bentrok dan pelanggan kecewa

No-show pelanggan tanpa konfirmasi

Catatan pembayaran masih manual di buku

Sulit menghitung komisi stylist yang adil

Pertanyaan Umum

Cocok Untuk

Salon Rambut
Klinik Kecantikan
Nail Art & Manicure

Siap modernisasi salon Anda?

Bergabung dengan salon dan barbershop di Indonesia yang berkembang bersama Kasera.